Makanan Khas Surabaya: 11 Kuliner Legendaris Wajib Coba

Dipublikasikan 2026-07-17Diperbarui 2026-07-1710 menit bacaTim Kuliner Tiap Saat
Makanan Khas Surabaya: 11 Kuliner Legendaris Wajib Coba

Makanan khas Surabaya adalah perpaduan rasa berani yang sulit dilupakan, mulai dari gurih petis hitam, segar bumbu rujak, sampai pedas yang menggugah selera. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menyimpan kekayaan kuliner yang lahir dari pertemuan budaya Jawa, Madura, Tionghoa, dan Arab. Kalau Anda berkunjung ke Kota Pahlawan, mencicipi kuliner khasnya adalah agenda yang tidak boleh dilewatkan.

Ciri kuliner Surabaya umumnya kuat di rasa petis udang, bawang putih, dan racikan bumbu yang kompleks. Banyak hidangannya disajikan dengan lontong, ditambah kerupuk, dan dibanjiri sambal atau kuah pekat. Artikel ini merangkum sebelas makanan khas Surabaya yang benar-benar legendaris, lengkap dengan ciri khas rasa dan tips menikmatinya agar pengalaman kuliner Anda makin maksimal.

Bagi pencinta wisata rasa, daftar ini bisa jadi panduan praktis sebelum berburu kuliner di kota tetangga juga, seperti makanan khas Jogja dan kuliner Bandung. Mari kita mulai petualangannya.

Mengenal Kekayaan Kuliner Kota Surabaya

Surabaya bukan sekadar pusat bisnis dan industri Jawa Timur, tetapi juga surga bagi pencinta kuliner. Letaknya yang strategis sebagai kota pelabuhan membuat Surabaya sejak lama menjadi titik pertemuan berbagai budaya. Pengaruh ini terasa jelas pada cita rasa makanannya yang kaya, berani, dan jarang tanggung-tanggung dalam soal bumbu.

Salah satu bahan yang paling identik dengan masakan Surabaya adalah petis udang, yaitu pasta berwarna hitam pekat dengan rasa gurih dan sedikit manis. Petis menjadi nyawa dari banyak hidangan ikonis seperti rujak cingur, tahu tek, dan lontong kupang. Selain petis, bawang goreng, kecap, dan sambal juga jadi pelengkap yang hampir selalu hadir di meja.

Kuliner Surabaya umumnya tergolong jujur dan merakyat. Banyak yang dijual di warung kaki lima atau gerobak keliling dengan harga terjangkau, namun rasanya bisa membuat ketagihan. Inilah yang membuat berburu makanan khas Surabaya terasa seperti petualangan, karena tempat paling autentik kadang justru bersembunyi di gang-gang kecil yang ramai pelanggan setia.

Aneka makanan khas Surabaya tersaji lengkap di atas meja
Makanan khas Surabaya terkenal dengan rasa petis yang gurih dan bumbu yang berani

Hidangan Berkuah Khas Surabaya

Bagi yang suka makanan berkuah, Surabaya punya andalan yang sudah dikenal luas. Inilah dua hidangan berkuah yang menjadi ikon kuliner Kota Pahlawan dan banyak ditiru di daerah lain.

1. Rawon

Rawon adalah sup daging berkuah hitam yang menjadi salah satu kebanggaan Jawa Timur, termasuk Surabaya. Warna hitam khasnya berasal dari kluwek, biji yang difermentasi dan memberikan rasa gurih dalam yang sulit ditiru bumbu lain. Sepiring rawon biasanya disajikan dengan nasi, tauge pendek, telur asin, sambal, dan kerupuk udang. Rasanya kompleks, gurih, dan menghangatkan, cocok dinikmati kapan saja. Anda bisa membaca panduan lengkapnya di artikel rawon kami.

2. Soto Lamongan ala Surabaya

Walaupun namanya merujuk Lamongan, soto ayam bening ini sangat populer di seluruh penjuru Surabaya dan menjadi bagian tak terpisahkan dari peta kulinernya. Ciri khasnya ada pada taburan koya, yaitu campuran kerupuk udang dan bawang putih yang dihaluskan, sehingga kuahnya jadi lebih gurih dan kental. Kuah kuningnya yang segar berpadu dengan suwiran ayam, soun, dan telur. Jika tertarik, simak juga resep soto ayam yang bisa Anda coba di rumah.

Olahan Lontong yang Melegenda

Lontong adalah bahan pokok yang nyaris selalu hadir di kuliner Surabaya. Dari sekadar pelengkap, lontong di sini naik kelas menjadi bintang utama beberapa hidangan ikonis.

3. Lontong Balap

Lontong balap adalah hidangan khas Surabaya yang berisi lontong, tauge rebus dalam jumlah melimpah, tahu goreng, lentho (perkedel kacang tolo), dan disiram kuah gurih berbumbu petis. Konon namanya berasal dari penjual zaman dulu yang berjalan cepat seperti balapan saat memikul dagangannya. Lontong balap sering dinikmati bersama sate kerang dan sambal yang membuat rasanya makin mantap.

4. Lontong Kupang atau Kupang Lontong

Kupang lontong menggunakan kupang putih, yaitu kerang kecil seukuran biji beras yang banyak ditemukan di pesisir Sidoarjo dan Surabaya. Hidangan ini menyajikan lontong dan kupang yang disiram kuah petis encer berasa segar dan sedikit asam. Biasanya disantap dengan lento, sate kerang, dan diberi perasan jeruk nipis. Banyak penikmatnya percaya kupang paling pas dinikmati bersama es kelapa muda untuk menyeimbangkan rasanya.

Lontong balap khas Surabaya dengan tauge dan kuah petis
Lontong balap, salah satu olahan lontong paling ikonis dari Surabaya

Sajian dengan Petis dan Bumbu Kacang

Petis dan bumbu kacang adalah dua karakter rasa yang membuat kuliner Surabaya begitu khas. Beberapa hidangan berikut mengandalkan keduanya sebagai kunci kelezatan.

5. Rujak Cingur

Rujak cingur adalah ikon kuliner Surabaya yang paling sering disebut. Berbeda dari rujak buah pada umumnya, rujak cingur memadukan irisan cingur (moncong sapi rebus), aneka sayuran rebus, tahu, tempe, lontong, dan buah seperti mangga muda atau nanas. Semuanya disiram bumbu petis kental yang diulek bersama kacang, pisang batu, dan cabai. Rasanya kompleks, gurih, manis, dan segar sekaligus, sebuah pengalaman rasa yang unik. Untuk versi yang lebih ringan, Anda bisa mencoba rujak buah sebagai perbandingan.

6. Tahu Tek

Tahu tek terdiri dari tahu goreng setengah matang yang dipotong dengan gunting, dicampur lontong, kentang goreng, tauge, dan telur, lalu disiram bumbu petis kacang yang encer. Nama tahu tek berasal dari bunyi gunting yang berbunyi "tek tek" saat penjual memotong tahu. Taburan kerupuk dan bawang goreng membuat teksturnya makin menyenangkan. Sekilas mirip dengan tahu gejrot, tetapi tahu tek punya kuah petis yang lebih kental dan gurih.

7. Tahu Campur

Tahu campur adalah hidangan berkuah segar yang berisi tahu goreng, lontong, mie kuning, selada air, perkedel singkong, dan potongan daging sapi serta kikil. Kuahnya yang gurih dipadukan dengan sambal petis yang diulek langsung sehingga aromanya makin menggoda. Hidangan ini cocok untuk Anda yang ingin mencicipi makanan khas Surabaya dengan porsi lengkap dan mengenyangkan. Resep dan ulasan lengkapnya bisa dibaca di halaman tahu campur.

Sate dan Nasi Khas Surabaya

Selain hidangan berbumbu petis, Surabaya dan sekitarnya juga punya olahan sate dan nasi yang tak kalah istimewa.

8. Sate Klopo

Sate klopo adalah sate khas Surabaya yang dibalut parutan kelapa berbumbu sebelum dibakar. Kelapa parut ini menyerap bumbu dan memberikan rasa gurih serta aroma harum yang khas saat dibakar di atas bara. Sate klopo biasanya menggunakan daging sapi, jeroan, atau lemak, lalu disajikan dengan lontong atau nasi, sambal kacang, dan bawang goreng. Tekstur kelapa yang menempel pada daging menjadikannya berbeda dari sate biasa.

9. Nasi Krawu

Nasi krawu sebenarnya berasal dari Gresik, kota yang berbatasan langsung dengan Surabaya, namun sangat mudah ditemukan di Surabaya dan dianggap bagian dari kuliner wilayah ini. Hidangan ini berupa nasi pulen yang disajikan dengan suwiran daging sapi, semur, sambal terasi, dan serundeng kelapa berwarna kuning kemerahan. Perpaduan gurih, manis, dan pedasnya membuat nasi krawu jadi sarapan favorit banyak orang.

10. Semanggi Surabaya

Semanggi atau pecel semanggi adalah jajanan tradisional yang kini makin langka dan menjadi salah satu warisan kuliner Surabaya. Hidangan ini menggunakan daun semanggi yang dikukus, ditambah tauge dan kangkung, lalu disiram bumbu kacang berbahan dasar ubi atau ketela yang khas. Penyajiannya unik karena memakai pincuk daun pisang dan dimakan dengan kerupuk puli yang lebar. Rasa bumbunya manis gurih dengan tekstur yang lembut.

Camilan dan Penutup Manis Khas Surabaya

Setelah menyantap hidangan utama yang berbumbu kuat, sajian manis berikut bisa jadi penutup yang menyegarkan.

11. Es Krim Zangrandi

Es krim Zangrandi adalah kedai es krim legendaris di Surabaya yang sudah berdiri sejak era kolonial, tepatnya tahun 1930-an. Es krim bergaya Italia ini terkenal dengan menu klasiknya seperti tutti frutti, cassata siciliana, dan macedonia yang disajikan di kursi rotan khas dengan suasana tempo dulu. Bagi banyak warga Surabaya, menikmati es krim di sini bukan sekadar soal rasa, tetapi juga nostalgia. Sebagai alternatif penutup yang menyegarkan, Anda juga bisa mencoba es campur yang mudah ditemukan di berbagai sudut kota.

Tentu masih banyak camilan lain yang layak dicoba saat berkeliling Surabaya, mulai dari aneka gorengan hingga jajanan pasar. Kalau Anda ingin tahu lebih banyak inspirasi rasa Nusantara, kunjungi panduan makanan tradisional dan koleksi makanan enak dari berbagai daerah di situs kami.

Tabel Ringkas Makanan Khas Surabaya

Agar lebih mudah membandingkan, berikut tabel ringkas sebelas makanan khas Surabaya berdasarkan jenis dan ciri khasnya.

Makanan Jenis Ciri Khas
Rawon Berkuah Kuah hitam dari kluwek, gurih dalam
Soto Lamongan Berkuah Kuah bening dengan taburan koya gurih
Lontong Balap Olahan lontong Tauge melimpah, lentho, kuah petis
Lontong Kupang Olahan lontong Kerang kupang putih, kuah petis segar
Rujak Cingur Bumbu petis Cingur sapi, sayur, buah, bumbu petis
Tahu Tek Bumbu petis Tahu digunting, petis kacang encer
Tahu Campur Bumbu petis Kikil, mie, sambal petis ulek
Sate Klopo Sate Dibalut parutan kelapa berbumbu
Nasi Krawu Nasi Suwiran daging, serundeng, sambal
Semanggi Surabaya Jajanan tradisional Daun semanggi, bumbu kacang ubi, kerupuk puli
Es Krim Zangrandi Penutup manis Es krim klasik bergaya Italia, legendaris

Ciri Khas yang Membedakan Kuliner Surabaya

Ada benang merah yang membuat makanan khas Surabaya mudah dikenali. Yang pertama tentu saja dominasi petis udang. Pasta hitam ini memberikan rasa umami yang kuat dan jadi pembeda utama dari kuliner kota lain. Tidak heran jika banyak hidangan Surabaya terasa lebih "berani" di lidah dibanding masakan dari daerah yang cenderung manis.

Ciri kedua adalah penggunaan lontong sebagai pengganti nasi pada banyak hidangan. Mulai dari lontong balap, lontong kupang, hingga tahu tek, semua mengandalkan lontong sebagai sumber karbohidrat. Tekstur lontong yang padat dan kenyal dianggap lebih cocok dengan kuah dan bumbu kental khas Surabaya.

Ciri ketiga adalah kehadiran sambal dan kerupuk yang hampir tak terpisahkan. Kerupuk udang dan kerupuk puli menjadi pelengkap yang menambah tekstur renyah, sementara sambal memberi sentuhan pedas yang menyegarkan. Inilah kombinasi yang membuat kuliner Surabaya terasa utuh dan memuaskan. Karakter rasa ini cukup berbeda jika dibandingkan dengan makanan khas Sunda yang cenderung segar dan lalapan.

Tips Menikmati Kuliner Surabaya

Agar pengalaman berburu makanan khas Surabaya makin berkesan, ada beberapa tips praktis yang bisa Anda terapkan. Pertama, datanglah ke warung atau gerobak yang ramai pelanggan lokal. Antrean panjang biasanya menjadi tanda rasa yang sudah teruji dan bahan yang selalu segar karena cepat habis.

Kedua, jangan ragu mencicipi hidangan berbumbu petis meskipun aromanya kuat. Petis adalah jiwa kuliner Surabaya, dan justru di situlah letak keistimewaannya. Mulailah dengan tahu tek atau lontong balap yang rasanya lebih bersahabat sebelum mencoba rujak cingur yang lebih kompleks.

Ketiga, sesuaikan waktu dengan jenis makanan. Nasi krawu dan soto cocok untuk sarapan, sementara rujak cingur dan tahu campur pas untuk makan siang. Es krim atau es campur jadi penutup ideal di sore hari yang panas. Untuk Anda yang ingin hemat tanpa mengorbankan rasa, simak juga panduan tips makan hemat dan cara memilih restoran yang tepat.

Sate klopo khas Surabaya dibalut kelapa parut dan dibakar
Sate klopo yang gurih jadi salah satu pengalaman kuliner wajib di Surabaya

Pertanyaan Umum Seputar Makanan Khas Surabaya

Apa makanan khas Surabaya yang paling terkenal?

Rujak cingur dan rawon adalah dua makanan khas Surabaya yang paling sering disebut. Rujak cingur unik karena memadukan cingur sapi, sayuran, buah, dan bumbu petis, sementara rawon terkenal dengan kuah hitamnya dari kluwek. Keduanya hampir selalu masuk daftar wajib coba para wisatawan.

Apa itu petis yang sering dipakai di kuliner Surabaya?

Petis adalah pasta kental berwarna hitam yang umumnya dibuat dari sari udang atau ikan yang dimasak hingga mengental. Rasanya gurih, sedikit manis, dan beraroma kuat. Petis menjadi bumbu utama pada banyak hidangan Surabaya seperti rujak cingur, tahu tek, dan lontong kupang.

Apa bedanya lontong balap dan tahu tek?

Lontong balap berisi lontong, tauge dalam jumlah banyak, tahu, dan lentho dengan kuah gurih, sering ditemani sate kerang. Tahu tek lebih fokus pada tahu goreng yang digunting, lontong, kentang, dan telur, lalu disiram bumbu petis kacang. Keduanya sama-sama nikmat namun komposisi dan kuahnya berbeda.

Apakah nasi krawu asli dari Surabaya?

Nasi krawu sebenarnya berasal dari Gresik, kota yang bersebelahan dengan Surabaya. Namun karena lokasinya berdekatan dan mudah ditemukan di Surabaya, nasi krawu sering dianggap bagian dari kuliner wilayah Surabaya raya. Hidangan ini terkenal dengan suwiran daging sapi dan serundeng kelapanya.

Makanan khas Surabaya apa yang cocok untuk oleh-oleh?

Untuk oleh-oleh, pilih yang tahan lama seperti kerupuk udang, sambal petis kemasan, atau aneka kue kering. Hidangan basah seperti rujak cingur dan rawon sebaiknya dinikmati langsung di tempat agar rasanya tetap segar. Beberapa toko juga menjual bumbu rawon instan yang praktis dibawa pulang.

Apakah makanan khas Surabaya cenderung pedas?

Sebagian besar kuliner Surabaya memang berani di rasa, termasuk dalam hal pedas. Namun tingkat kepedasan biasanya bisa disesuaikan karena sambal sering disajikan terpisah. Anda bisa meminta penjual mengurangi cabai jika kurang tahan pedas, sementara rasa gurih dari petis tetap menjadi karakter utamanya.

Apa itu semanggi Surabaya dan mengapa makin langka?

Semanggi Surabaya adalah pecel berbahan daun semanggi yang disiram bumbu kacang dari ubi atau ketela, disajikan dengan pincuk daun pisang dan kerupuk puli. Hidangan ini makin langka karena penjualnya berkurang dan budidaya daun semanggi yang terbatas. Kini ia menjadi salah satu kuliner warisan yang patut dilestarikan.

Di mana sebaiknya mencari makanan khas Surabaya yang autentik?

Kuliner paling autentik biasanya ada di warung legendaris dan gerobak kaki lima yang sudah berjualan bertahun-tahun. Tempat yang ramai pelanggan lokal dan punya antrean panjang umumnya menjamin kesegaran bahan dan cita rasa yang konsisten. Bertanya kepada warga setempat juga cara jitu menemukan tempat tersembunyi yang enak.

Makanan khas Surabaya menawarkan petualangan rasa yang lengkap, dari gurih petis, segar bumbu rujak, hingga manis nostalgia es krim klasik. Setiap hidangan punya cerita dan karakter yang mencerminkan semangat Kota Pahlawan yang berani dan apa adanya. Daftar di atas bisa jadi panduan praktis Anda saat menjelajahi kuliner kota ini.

Jika sudah puas menjelajah rasa Surabaya, jangan berhenti di sini. Lanjutkan petualangan kuliner Anda dengan menjelajahi street food Jakarta atau ragam makanan tradisional Indonesia lainnya. Selamat berburu kuliner dan menikmati setiap suapan kelezatan khas Nusantara!

Referensi Resmi Kuliner Surabaya

Informasi kuliner dalam panduan ini diperiksa silang dengan halaman Autentik Lokal dari Surabaya Tourism. Jam buka, harga, dan ketersediaan menu dapat berubah, jadi konfirmasikan lagi sebelum berkunjung.

Tentang Penulis

Tim Kuliner Tiap Saat

Tim redaksi Kuliner Tiap Saat menulis dan mengkurasi panduan kuliner Indonesia, resep rumahan, serta rekomendasi tempat makan berdasarkan riset menu, bahan, dan kebiasaan makan lokal.

Lihat profil penulis
Tags:makanan khas surabayakuliner indonesiamakanan indonesia
Bagikan: