Klepon isi gula merah dibuat dari adonan tepung ketan yang dibulatkan, diisi gula merah sisir, dimasak sampai matang, lalu digulingkan di kelapa parut. Resep di bawah menghasilkan sekitar 25 butir dalam waktu kurang lebih satu jam. Hasil yang lumer dan tidak bocor bergantung pada tiga hal: adonan yang lentur, gula yang disisir halus, dan sabar menunggu setelah klepon mengapung.

Bagian bahan dan langkah ada di awal. Setelah itu ada hitungan takaran per butir, tabel penyebab klepon pecah, keras, atau lembek, serta cara menyimpannya. Semuanya disusun dari pertanyaan yang paling sering dicari tentang klepon.

Ringkasan resep: hasil sekitar 25 butir (5 porsi, masing-masing 5 butir). Persiapan 35 menit, memasak 25 menit, total sekitar 60 menit. Waktu ini perkiraan dari urutan langkah di bawah, bukan hasil pengukuran dapur kami.

Bahan klepon isi gula merah untuk 25 butir

Bahan kulit

  • 250 g tepung ketan putih
  • 25 g tepung beras
  • 200 ml air daun suji hangat (siapkan 220 ml, tuang bertahap)
  • 1/4 sdt garam

Bahan air suji

  • 10 lembar daun suji
  • 2 lembar daun pandan
  • 220 ml air

Bahan isian

  • 150 g gula merah, sisir halus
  • 1 sdm gula pasir (opsional, dicampur ke gula merah sisir)

Bahan balutan

  • 150 g kelapa parut setengah tua
  • 1/4 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan

Tepung beras membuat adonan lebih mudah dibentuk dan tidak terlalu lengket. Warna hijau datang dari daun suji, sedangkan daun pandan menambah aroma. Daun yang sama juga dipakai untuk kue hijau lain seperti dadar gulung.

Cara membuat klepon isi gula merah

  1. Blender daun suji dan daun pandan dengan 220 ml air, lalu saring. Hangatkan air suji sampai suam-suam kuku.
  2. Kukus kelapa parut bersama garam dan daun pandan selama 10 menit. Pindahkan ke wadah lebar dan biarkan hangat.
  3. Campur tepung ketan, tepung beras, dan garam. Tuang air suji sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai adonan lentur dan tidak menempel di tangan.
  4. Hentikan penambahan air begitu adonan bisa dibulatkan tanpa retak di pinggirnya. Sisa air suji tidak harus terpakai semua.
  5. Ambil adonan seukuran kelereng besar, sekitar 18 sampai 19 g. Pipihkan di telapak tangan dan beri sekitar 6 g gula merah sisir di tengahnya.
  6. Tutup adonan, rapatkan sambungannya, lalu putar bola di antara telapak tangan sampai permukaannya mulus tanpa celah.
  7. Didihkan air dalam panci lebar dengan api sedang. Masukkan 8 sampai 10 butir sekaligus supaya air tetap mendidih.
  8. Setelah klepon mengapung, biarkan 2 sampai 3 menit lagi agar gula di dalamnya mencair. Angkat dengan saringan dan tiriskan sebentar.
  9. Gulingkan klepon yang masih hangat di atas kelapa parut sampai rata. Ulangi untuk sisa adonan.
Klepon hijau dibelah dua memperlihatkan isian gula merah cair di bagian tengah
Klepon yang dibelah memperlihatkan gula merah yang meleleh di dalam, tanda adonan dibulatkan rapat sehingga isian tidak bocor.Foto: Harlisajerau / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Berapa gram adonan dan gula untuk satu butir?

Banyak resep hanya menulis "seukuran kelereng". Hitungan di bawah membagi bahan resep ini ke 25 butir supaya ukurannya seragam. Seragam penting karena butir yang lebih besar butuh waktu lebih lama sampai gulanya cair.

KomponenTotal dalam resepPer butir (dibagi 25)
Adonan kulit (tepung ketan, tepung beras, air suji)Sekitar 475 g bila 200 ml air terpakaiSekitar 18 sampai 19 g
Gula merah sisir150 g6 g
Kelapa parut150 g6 g

Timbang satu butir pertama, lalu pakai sebagai patokan untuk butir berikutnya. Timbangan dapur digital paling memudahkan, tetapi sendok takar juga bisa dipakai asalkan takarannya sama untuk setiap butir. Kalau Anda ingin klepon lebih kecil, misalnya 30 butir, bagi ulang angkanya: adonan sekitar 16 g dan gula 5 g per butir. Perbandingan gula dan kulit tetap sama, jadi kulitnya tidak menipis.

Kenapa klepon pecah, keras, atau lembek?

Tiga keluhan ini paling sering muncul. Penyebabnya hampir selalu ada di adonan atau cara merebus, bukan di gula.

MasalahPenyebab yang paling mungkinPerbaikan
Pecah atau bocor saat direbusAdonan terlalu kering sehingga retak halus, sambungan tidak rapat, atau isian terlalu banyak sehingga kulit menipisTambahkan air suji sesendok demi sesendok, rapatkan sambungan, dan pakai takaran gula per butir di atas
Gula tidak lumerGula merah dicincang kasar atau klepon diangkat begitu mengapungSisir gula sehalus mungkin dan tunggu 2 sampai 3 menit setelah mengapung
Kulit kerasAdonan kurang air, atau klepon sudah dingin dan disimpan di kulkasUleni dengan air secukupnya, dan kukus ulang sebentar klepon yang sudah dingin
Lembek dan lengketAir terlalu banyak atau klepon direbus dalam air yang belum mendidihTambahkan sedikit tepung ketan ke adonan dan masukkan klepon saat air benar-benar mendidih
Air rebusan keruh kecokelatanAda butir yang bocorGanti air bila sudah terlalu keruh supaya kelapa tidak ikut kotor

Satu cara cepat menguji adonan: bentuk satu butir dan rebus sendirian sebelum membentuk sisanya. Kalau butir uji itu pecah, perbaiki adonannya dulu.

Klepon direbus atau dikukus?

Menariknya, KBBI mendefinisikan klepon sebagai penganan kukus dari tepung pulut yang dibulatkan, diisi gula merah, lalu diguling-gulingkan pada kelapa parut. Resep di atas memakai cara rebus karena cara ini memberi tanda matang yang jelas, yaitu saat klepon mengapung.

Kalau ingin mengukus, tata klepon di atas daun pisang yang diolesi sedikit minyak supaya tidak lengket. Karena tidak ada tanda mengapung, belah satu butir untuk memastikan gula di dalamnya sudah cair sebelum mengangkat semuanya.

Apakah klepon sama dengan onde-onde?

Jawabannya bisa ya, bisa tidak. KBBI mencatat dua arti onde-onde. Arti pertama adalah penganan berbentuk bola dari tepung ketan atau singkong, berisi gula merah, kelapa, atau kacang hijau, dengan kulit berlapis wijen. Arti kedua adalah klepon.

Jadi kalau seseorang menyebut "onde-onde" untuk bola ketan hijau berbalut kelapa, ia tidak salah. Yang membedakan dengan onde-onde berwijen adalah lapisan luarnya: kelapa parut pada klepon dan wijen pada onde-onde.

Klepon tahan berapa lama dan bolehkah dibekukan?

Bagian yang paling cepat rusak adalah kelapa parutnya. Karena itu klepon paling baik dihabiskan di hari yang sama. Kalau ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas. FDA menganjurkan suhu kulkas 4°C atau lebih rendah dan menyarankan membuang makanan yang terlanjur tidak disimpan dingin dengan benar.

Klepon dari kulkas akan terasa lebih keras. Kukus ulang beberapa menit sampai kulitnya lentur dan gulanya kembali cair. Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan klepon sebelum dibalut kelapa. FDA mencatat makanan yang dibekukan pada suhu -18°C tetap aman, tetapi tekstur dan rasanya menurun makin lama disimpan.

Saat akan disajikan, kukus klepon beku sampai hangat, lalu gulingkan di kelapa parut yang baru dikukus. Kelapa yang segar membuat rasanya lebih mendekati klepon yang baru dibuat.

Klepon berwarna merah muda berbalut kelapa parut dalam wadah plastik bening
Selain hijau pandan, klepon juga dibuat berwarna merah muda, seperti klepon khas Martapura ini.Foto: MondBriller / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Variasi warna dan isian

Warna hijau bukan satu-satunya pilihan. Air suji bisa diganti dengan air biasa untuk klepon putih. Untuk klepon ungu, sebagian resep mencampurkan ubi ungu kukus yang dihaluskan ke adonan. Karena ubi menambah kelembapan, kurangi air sedikit dan tambahkan bertahap.

Untuk isian, gula merah tetap pilihan klasik. Kalau ingin mencoba isian cokelat atau keju, prinsip membungkusnya sama: isian tertutup rapat dan kulitnya tidak terlalu tipis.

Klepon cocok disajikan dalam satu nampan bersama jajanan basah lain seperti putu mayang, getuk, kue apem, dan serabi. Untuk hidangan berkuah manis, padukan dengan bubur sumsum atau bubur ketan hitam. Ide kue lainnya ada di kumpulan jajanan tradisional, kue nona manis, dan makanan tradisional Indonesia.

Pertanyaan umum seputar klepon isi gula merah

Klepon terbuat dari apa?

Klepon dibuat dari adonan tepung ketan yang dibulatkan dan diisi gula merah, lalu digulingkan di kelapa parut. Resep ini menambahkan sedikit tepung beras dan memakai air daun suji untuk warna hijau.

Kenapa klepon pecah saat direbus?

Biasanya karena adonan terlalu kering sehingga retak, sambungan tidak rapat, atau isian terlalu banyak sehingga kulitnya menipis. Uleni dengan air secukupnya dan pakai sekitar 6 g gula untuk adonan 18 sampai 19 g.

Berapa lama klepon direbus?

Rebus sampai klepon mengapung, lalu biarkan 2 sampai 3 menit lagi supaya gula di dalamnya mencair. Masukkan klepon saat air sudah benar-benar mendidih.

Apakah klepon dikukus atau direbus?

KBBI mendefinisikan klepon sebagai penganan kukus. Banyak resep rumahan, termasuk resep ini, merebusnya karena tanda matangnya jelas, yaitu saat klepon mengapung. Keduanya bisa dipakai.

Apakah klepon sama dengan onde-onde?

Menurut KBBI, salah satu arti onde-onde memang klepon. Arti lainnya adalah bola ketan atau singkong berisi yang kulitnya dilapisi wijen.

Apakah klepon bisa disimpan di kulkas atau dibekukan?

Bisa. Simpan di wadah tertutup pada suhu kulkas 4°C atau lebih rendah, lalu kukus ulang sebelum disajikan. Untuk dibekukan, simpan sebelum dibalut kelapa dan gulingkan di kelapa yang baru dikukus saat akan disajikan.

Kenapa klepon berwarna hijau?

Warna hijau berasal dari air daun suji yang dipakai untuk menguleni adonan. Daun pandan menambah aroma. Tanpa air suji, klepon berwarna putih.

Rujukan

Semua tautan dibuka dan dicocokkan isinya pada 9 Oktober 2026.