Cara membuat bihun goreng Jawa yang tidak lengket ada di dua tahap: merendam bihun hanya sampai lentur, lalu menggorengnya bersama bumbu halus, kecap manis, dan sedikit kaldu sampai cairannya terserap habis. Resep di bawah ini untuk 3 porsi dan butuh sekitar 35 menit. Hasilnya bihun cokelat mengilap, gurih manis, dengan telur, ayam suwir, dan sayur.

Ensiklopedia Wikipedia tentang bihun goreng mencatat bahwa di Indonesia hidangan ini lekat dengan masakan Tionghoa Indonesia dan masakan Jawa, dan seperti mi goreng, biasanya dibumbui kecap manis dan bumbu. Versi Jawa yang kami bahas di sini memakai kemiri dan bawang dalam jumlah cukup banyak, sehingga rasanya lebih bulat daripada sekadar bihun berkecap.

Bahan Bihun Goreng Jawa untuk 3 Porsi

Bahan utama

  • 200 gram bihun beras kering
  • 2 butir telur ayam
  • 150 gram dada ayam rebus, suwir
  • 100 gram kol, iris kasar
  • 1 buah wortel kecil, iris korek api
  • 100 gram sawi hijau, potong 3 cm
  • 2 batang daun bawang dan 1 batang seledri, iris
  • 3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu halus

  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri sangrai
  • 1/2 sdt merica butir
  • 2 buah cabai merah keriting (opsional)

Bumbu cair dan pelengkap

  • 200 ml kaldu ayam (bisa dari air rebusan ayam)
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm saus tiram (opsional)
  • 1/2 sdt garam, sesuaikan
  • Bawang goreng, acar timun, dan kerupuk untuk penyajian

Merendam Bihun: Tahap yang Menentukan Hasil

Sebagian besar bihun goreng gagal bukan di wajan, melainkan di mangkuk rendaman. Bihun beras sangat tipis, jadi ia masih akan menyerap kaldu dan kecap saat digoreng. Kalau sudah lunak penuh sejak direndam, hasil akhirnya pasti lembek dan patah-patah.

Patokan kami: rendam dalam air panas dari dispenser atau air mendidih yang sudah didiamkan sebentar, lalu cek setiap menit. Angkat saat bihun sudah bisa ditekuk tanpa patah tetapi bagian tengahnya masih sedikit keras. Waktu persisnya berbeda per merek, jadi petunjuk di kemasan tetap jadi titik awal.

Kondisi setelah direndamHasil saat digorengSaran
Masih kaku dan patah saat ditekukUjung bihun keras, bumbu tidak meresapRendam lagi 1-2 menit
Lentur, tengah sedikit kerasBihun utuh, bumbu meresap, tidak lengketIni kondisi yang dicari
Lunak penuh dan mudah putusLembek, menggumpal, banyak yang patahKurangi kaldu menjadi separuh

Setelah ditiriskan, aduk bihun dengan 1 sdm minyak dan gunting dua atau tiga kali supaya helainya tidak terlalu panjang. Langkah kecil ini membuat bihun mudah diaduk rata dengan bumbu. Penjelasan lengkap soal jenis dan cara memasak bihun ada di panduan bihun kami.

Cara Membuat Bihun Goreng Jawa Kecap

  1. Rendam bihun dengan air panas sampai lentur tetapi tengahnya masih sedikit keras, tiriskan, aduk dengan 1 sdm minyak, lalu gunting beberapa kali.
  2. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus dengan api sedang sekitar 4 menit sampai harum dan matang.
  3. Pinggirkan bumbu, masukkan telur, orak-arik sampai setengah matang, lalu aduk bersama bumbu.
  4. Masukkan ayam suwir, wortel, dan kol. Masak 1-2 menit sampai sayur sedikit layu.
  5. Tuang kaldu, kecap manis, kecap asin, saus tiram, dan garam. Didihkan.
  6. Masukkan bihun dan sawi. Aduk dengan dua spatula atau sumpit, gerakan mengangkat, sampai kaldu terserap habis, sekitar 3-4 menit.
  7. Masukkan daun bawang dan seledri, aduk sebentar, cicipi, lalu angkat dan taburi bawang goreng.
Tumpukan bihun goreng cokelat dengan potongan daun bawang dalam wadah besar
Bihun goreng dalam porsi besar dengan daun bawang, di Malaysia disebut mee hoon goreng. Helainya tetap utuh dan terpisah.Foto: Yosri at ms.wikipedia / Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0

Gerakan mengangkat di langkah nomor 6 penting. Kalau bihun diaduk memutar seperti mengaduk nasi goreng, helainya akan putus dan menggumpal di satu sisi. Angkat dari bawah, jatuhkan, ulangi, sampai warnanya rata.

Untuk rasa yang lebih dalam, sebagian orang memakai bumbu dari bumbu ayam kecap dan menambah sedikit kaldu sisa masakan itu. Tekniknya juga mirip dengan nasi goreng kampung, hanya bahan dasarnya yang berbeda.

Bihun Goreng Putih Tanpa Kecap Manis

Bihun goreng putih punya rasa lebih ringan dan warnanya terang, cocok untuk teman makan yang sudah berbumbu kuat. Caranya sama dengan resep di atas, dengan tiga perubahan:

  • Hilangkan kecap manis dan cabai merah dari bumbu.
  • Ganti dengan 1 sdm kecap asin, 1 sdm saus tiram, dan 1/2 sdt garam, lalu cicipi.
  • Kurangi kaldu menjadi 150 ml karena tidak ada kecap yang ikut mengentalkan.

Bihun putih lebih cepat terlihat pucat dan kering, jadi wortel dan sawi yang berwarna cerah membantu tampilannya. Tambahan udang atau bakso juga cocok untuk versi ini.

Bihun goreng berwarna terang dengan wortel dan daun bawang di samping nasi goreng dan telur dadar
Bihun goreng berwarna terang dengan wortel dan sayuran, disajikan bersama nasi goreng dan telur dadar untuk sarapan di sebuah hotel di Indonesia.Foto: D.W. Fisher-Freberg / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Isian Lain: Udang, Bakso, dan Versi Vegetarian

Resep di atas memakai ayam suwir karena paling mudah didapat, tetapi bihun goreng sangat terbuka untuk isian lain. Prinsipnya sama: masukkan bahan yang butuh waktu masak lebih lama lebih dulu, dan bahan yang cepat matang di akhir.

  • Udang: 150 gram udang kupas dimasukkan setelah telur, masak sampai berubah warna, lalu lanjutkan dengan sayur. Udang yang dimasak terlalu lama akan alot.
  • Bakso: 8 butir bakso diiris, masukkan bersama sayur. Bakso sudah matang, jadi cukup dipanaskan.
  • Vegetarian: ganti ayam dengan tahu goreng potong dadu dan jamur tiram, lalu ganti kaldu ayam dengan air rebusan sayur. Hilangkan saus tiram atau pakai saus tiram vegetarian.
  • Telur saja: tambah telur menjadi 3 butir dan perbanyak sayur. Versi ini paling hemat dan cocok untuk sarapan.

Foto pembuka artikel ini menunjukkan bihun goreng vegetarian dari sebuah rumah makan di Jakarta. Warnanya tetap cokelat pekat walau tanpa daging, karena warna bihun goreng Jawa datang dari kecap dan bumbu, bukan dari isiannya.

Apa pun isiannya, jangan menambah jumlah total isian lebih dari sekitar separuh berat bihun basah. Terlalu banyak isian membuat bihun sulit diaduk rata dan bumbu tidak sampai ke semua helai.

Bihun Goreng Lengket, Menggumpal, atau Kering? Ini Penyebabnya

MasalahPenyebab paling mungkinPerbaikan
Lengket di wajanBihun terlalu lunak, api terlalu kecilRendam lebih singkat, pakai api sedang cenderung besar
MenggumpalBihun tidak dilumuri minyak dan diaduk memutarAduk dengan 1 sdm minyak setelah ditiriskan, aduk dengan gerakan mengangkat
Kering dan keras di ujungBihun kurang direndam atau kaldu terlalu sedikitTambah 2-3 sdm kaldu panas di akhir
Warna belangKecap dituang langsung ke bihunCampur kecap ke kaldu dulu, baru masukkan bihun
Rasa hambarBumbu halus kurang matang atau garam kurangTumis bumbu sampai minyaknya keluar, cicipi sebelum diangkat

Kalau sudah terlanjur lembek, jangan teruskan mengaduk. Pindahkan ke piring lebar dan biarkan uapnya keluar. Bihun yang dibiarkan menguap terasa jauh lebih baik daripada bihun yang terus diaduk di wajan panas.

Bihun Goreng untuk Bekal dan Lauk Nasi Uduk

Bihun goreng tidak selalu berdiri sendiri. Ia sering menjadi lauk pendamping nasi uduk, seperti pada foto nasi uduk dengan telur balado dan kerupuk di bawah ini. Kalau Anda ingin membuat paket seperti itu di rumah, siapkan telur balado dan sambal bawang sekalian.

Nasi uduk dengan bihun goreng, telur bersambal, bawang goreng, dan kerupuk di piring putih
Nasi uduk dari Tangerang dengan bihun goreng, telur bersambal, tempe, dan kerupuk sebagai pendamping.Foto: Wibowo Djatmiko (Wie146) / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Untuk bekal, buat bihun goreng sedikit lebih basah karena bihun terus mengering di kotak makan. Dinginkan sebentar sebelum kotak ditutup supaya tidak berembun. Panduan USDA tentang sisa makanan menyarankan makanan matang tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2 jam, dan sisa yang disimpan di kulkas dihabiskan dalam 3-4 hari.

Butuh variasi menu mingguan? Lihat ide menu masakan harian kami. Bihun goreng juga cocok berdampingan dengan tumis sayur hijau seperti pokcoy.

Kalori Bihun Goreng: Dari Mana Datangnya

Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) mencatat bihun mentah (kode AP006) mengandung 348 kkal per 100 gram dengan lemak hanya 0,1 gram. Resep ini memakai 200 gram bihun untuk 3 porsi, jadi bihunnya saja menyumbang sekitar 232 kkal per porsi (200 x 3,48 dibagi 3).

Sisanya datang dari minyak tumis, kecap manis, telur, dan ayam. Karena bihun hampir tanpa lemak, cara paling efektif menekan kalori adalah mengurangi minyak tumis, bukan mengurangi bihun. TKPI juga mencatat bihun goreng instan (kode AP007) mengandung 928 mg natrium per 100 gram, jauh di atas bihun mentah yang hanya 12 mg. Memasak dari bihun kering memberi Anda kendali atas garamnya.

FAQ Bihun Goreng

Berapa lama merendam bihun untuk bihun goreng?

Sampai lentur tetapi tengahnya masih sedikit keras. Waktunya berbeda per merek, jadi mulai dari petunjuk kemasan lalu cek setiap menit.

Kenapa bihun goreng saya lengket?

Bihun terlalu lama direndam atau tidak dilumuri minyak setelah ditiriskan. Api yang terlalu kecil juga membuat bihun menempel di wajan.

Apa bedanya bihun goreng Jawa dan bihun goreng biasa?

Versi Jawa memakai bumbu halus dengan kemiri dan kecap manis yang cukup banyak, sehingga rasanya gurih manis dan warnanya cokelat.

Bisakah memakai bihun jagung?

Bisa. Waktu rendam dan teksturnya bisa berbeda dari bihun beras, jadi ikuti petunjuk kemasan dan cek kelenturannya setiap menit.

Bagaimana membuat bihun goreng putih?

Hilangkan kecap manis, ganti dengan kecap asin, saus tiram, dan garam, lalu kurangi kaldu menjadi 150 ml.

Bisakah bihun goreng dihangatkan ulang?

Bisa. Tambahkan 1-2 sdm air atau kaldu, tutup wajan, dan panaskan dengan api kecil sampai panas merata.

Apakah bihun goreng cocok untuk bekal anak?

Cocok. Kurangi cabai, perbanyak telur dan sayur, dan buat sedikit lebih basah karena bihun mengering di kotak makan.

Bihun goreng Jawa yang enak tidak bergantung pada bahan mahal, melainkan pada bihun yang direndam secukupnya dan bumbu yang dimasak sampai matang. Setelah menguasai versi kecap, coba juga bihun kuah, risol bihun, atau versi mi dalam mie nyemek.